Kemenkes Ingatkan Sejumlah Penyakit Ini Harus Diwaspadai Jemaah Haji

Sucipto
Kemenkes menyebut ada sejumlah penyakit yang perlu diwaspadai jemaah haji. Foto: MNC Media

Kematian jemaah haji Indonesia banyak terjadi pada puncak haji setelah melakukan ibadah di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). 

Hal itu terjadi karena stamina jemaah haji sudah lemah akibat banyaknya aktifitas fisik. 

"Puncak kematian harian tertinggi terjadi pada masa Armuzna sampai 5 hari pasca Armuzna, ini masa-masa kritis karena jemaah harus berjalan kaki," kata dia.

Untuk mencegah hal tersebut, Liliek meminta pembimbing ibadah haji untuk melihat secara hati-hati kondisi kesehatan jemaah dan jangan semua jemaah diperlakukan sama dalam melakukan aktivitas. Terutama sebelum puncak haji. 

"Sebaiknya aktivitasnya disesuaikan dengan kemampuan fisik masing-masing. Armuzna itu puncak haji saat itu jemaah harusnya dalam puncak kebugarannya bukan dalam puncak kelelahannya," katanya. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Haji dan Umrah
2 jam lalu

Cuaca Panas Ekstrem di Makkah-Madinah, 67 Jemaah Haji RI Masih Dirawat di RS

Haji dan Umrah
8 jam lalu

Jelang Puncak Haji, 128.240 Jemaah RI Sudah Diberangkatkan ke Arab Saudi

Health
14 jam lalu

Cara Mencegah Hantavirus, Ahli: Jangan Dekati yang Sakit Flu

Haji dan Umrah
1 hari lalu

Bertambah, Total 20 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal