Berdasarkan data internasional, kata dia, populasi Gajah Sumatra berada dalam kategori critically endangered akibat penurunan jumlah dan rusaknya habitat. Saat ini, Munawir menjelaskan kantong habitat gajah yang sebelumnya lebih dari 44 lokasi menyusut menjadi sekitar 21 kantong yang terfragmentasi.
Karena itu, Kemenhut mendorong kolaborasi multipihak untuk menyelamatkan populasi dan habitat gajah, termasuk membangun konektivitas antarhabitat melalui koridor ekologis.
Sementara itu, CEO Faunaland Indonesia Danny Gunalen mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Kemenhut kepada pihaknya. Dia menegaskan Faunaland Indonesia berkomitmen mendukung konservasi dan pelestarian biodiversitas Indonesia, khususnya Gajah Sumatera melalui kemitraan dengan Vantara.
“Kami lembaga konservasi di Indonesia adalah perwakilan dari Vantara. Vantara adalah rescue center terbesar di dunia yang berada di Jamagar milik Anant Ambani, beliau adalah pemerhati hewan dan pegiat hewan," ungkapnya.
Danny mengungkapkan, hasil survei awal menunjukkan kebutuhan mendesak Rumah Sakit Gajah Way Kambas termasuk penyediaan ambulans khusus gajah.