Kemenhut: Kayu Hanyut Terbawa Banjir Sumatra Bisa Dipakai untuk Pemulihan Pascabencana

Binti Mufarida
Batang kayu gelondongan berukuran besar yang terseret banjir Sumatra menumpuk di pemukiman warga Desa Menasah Lhok, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. (Foto: iNews)

Langkah yang ditempuh Kemenhut menunjukkan kayu hanyut tidak lagi dianggap sekadar materiel sisa bencana. Dalam konteks pemulihan, kayu tersebut menjadi aset yang dapat mempercepat rekonstruksi, sekaligus solusi praktis di tengah terbatasnya akses logistik ke wilayah terdampak.

Namun, pemanfaatannya tetap berada dalam koridor pengawasan yang ketat. Dengan pendekatan kemanusiaan yang disertai prinsip keterlacakan, pemerintah berupaya memastikan setiap batang kayu yang digunakan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat, bukan menjadi peluang untuk pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan di tengah musibah.

"Kebijakan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memadukan aspek kemanusiaan, legalitas, dan perlindungan hutan di tengah situasi darurat," pungkasnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenhut Setop Pemanfaatan dan Pengangkutan Kayu di 3 Provinsi Imbas Banjir Sumatra

57 tahun lalu

Demokrat Turun Tangan, Salurkan Bantuan bagi Korban Banjir Aceh Tamiang

57 tahun lalu

Viral Curhatan Anak Aceh yang Nyaris Meninggal Terbawa Arus Banjir, Kisahnya Mengharukan

57 tahun lalu

Gajah-Gajah Bantu Bersihkan Gelondongan Kayu Paska Banjir Sumatra

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal