Kemenag soal Jemaah Haji Tidur Berjejer di Mina: dari Zaman Nabi Seperti Itu

Widya Michella
Jemaah haji disebut tidur berjejer di Mina lantaran tenda yang sempit. Kemenag menyebut fenomena itu sudah terjadi sejak zaman Nabi. (Foto: Antara)

"Padatnya sudah dari sananya, insya Allah tidak akan tidak padat karena haji ini kita bersama-sama dengan seluruh dunia, dengan seluruh jemaah negara-negara lain. Siapa pun yang mau ngisi, mau jemaah Indonesia, mau jemaah dari mana pun, di situ pasti padat orang," katanya. 

Hilman mengatakan, kepadatan seperti itu juga terjadi pada jemaah haji khusus, sehingga dia menunggu kebijakan Arab Saudi untuk menyediakan tempat tidur double decker.

"Memang rasionya besar sekali dengan jumlah jemaah yang memerlukan itu, perlu ditambah. Hanya sampai saat ini belum ada kebijakan ditingkat, double decker. Kalau kata menteri sampai ke arah situ," katanya.

Adapun solusi lainnya, kata dia, sebagian jemaah haji Indonesia akan melakukan tanazul, yaitu berpisah dari rombongan dan tidak  menginap di tenda melainkan hotel terdekat di Mina.

"Ya memang 2 juta orang kumpul di situ semua karena itu tentu dari Kementerian Agama juga saat ini mencoba menyiapkan berbagai skenario konsep seperti tanazul yang tahun ini belum bisa kita laksanakan," tuturnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenhaj: 29.344 Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air

57 tahun lalu

Kemenhaj Catat 15.086 Jemaah Haji dan Petugas Telah Tiba di Tanah Air

57 tahun lalu

Kemenhaj: 6.333 Jemaah Haji Telah Kembali ke Tanah Air

57 tahun lalu

Momen Haru Kedatangan Jemaah Haji Kloter 1 Solo, Sujud Syukur Pulang dari Tanah Suci

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal