Amien menjelaskan, AICIS+ juga menghadirkan inovasi baru melalui Riset Expo, yang menampilkan karya-karya penelitian dari madrasah unggulan hingga perguruan tinggi. Beberapa hasil riset siswa madrasah bahkan sudah siap dipublikasikan di jurnal terindeks Scopus.
"Nanti pada saat expo, teman-teman bisa melihat berbagai hasil riset anak-anak madrasah, seperti penelitian tentang cara menjadi ibu yang tetap slim, atau minuman herbal yang membuat bapak-bapak tetap awet muda meski sudah berumur lima puluhan. Semua itu merupakan produk orisinal hasil riset anak-anak madrasah yang selama ini belum pernah diekspos," jelas Amien.
"Ini penting karena ternyata hampir di semua jenjang madrasah unggulan kita telah banyak karya riset menarik. Para siswa madrasah tersebut telah menghasilkan riset yang empirik dan bahkan sudah siap dipublikasikan di jurnal terindeks Scopus," lanjutnya.
Melalui AICIS+ 2025, Kementerian Agama berharap dapat memperluas jejaring akademik internasional dan memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis nilai-nilai Islam.
"Program ini diselenggarakan untuk mendukung program Bapak Presiden, khususnya pembangunan SDM unggul. Kementerian Agama, di tengah persaingan global yang semakin ketat, juga berkomitmen untuk berkontribusi mencetak SDM unggul bagi bangsa," tutup Amien.