Kemenag Kritik Garuda Tiba-tiba Ubah Rute Kepulangan 46 Kloter, Bikin Banyak Masalah

Widya Michella
Garuda tiba-tiba merubah rute penerbangan jemaah haji (Foto: Ist)

Perubahan slot time tersebut berdampak besar dan sangat merepotkan. Rute penerbangan bukanlah hal yang sederhana dan menimbulkan beberapa dampak sistemik.

Pertama, jemaah kelelahan karena harus menempuh perjalanan panjang dari Makkah ke Madinah. Jarak Makkah ke Jeddah memakan waktu sekitar 1,5 jam, sementara Makkah ke Madinah bisa lebih dari 8 jam, yang tentu merepotkan dan melelahkan bagi jemaah.

Kedua, perubahan ini memecah konsentrasi petugas. Dalam kondisi normal, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Bandara seharusnya terkonsentrasi pada pemulangan jemaah haji gelombang pertama di Jeddah. Namun, akibat perubahan rute, petugas harus membagi pelayanan di Madinah, berdampak pada optimalisasi pelayanan.

Ketiga, perubahan rute pemulangan mengharuskan penyiapan layanan di Madinah di luar jadwal yang telah direncanakan. Layanan tersebut mencakup akomodasi, konsumsi, dan transportasi.

Selain itu, perubahan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan ta'limatul hajj yang mengharuskan perjalanan haji satu rute. Jika kedatangan melalui Madinah, maka kepulangan harus melalui Jeddah, dan sebaliknya serta diatur secara sistem di e-hajj.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
5 hari lalu

DPR Desak Kemenhaj Kawal Pemulihan Hak 3.550 Korban Penipuan Haji Rp116,7 Miliar

5 hari lalu

Perbankan Ungkap Investasi Emas Kian Dilirik untuk Persiapan Haji

5 hari lalu

Menhaj Ajukan Dana Rp4 Triliun ke BPKH untuk DP Layanan Haji 2027

9 hari lalu

Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal