Selain itu, penyusunan master plan gedung baru madrasah turut mendapat dukungan dari Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh.
Sejumlah pihak juga terlibat dalam proses penimbunan lahan, di antaranya Pemerintah Aceh melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim), masyarakat setempat, Satgas PRR Sumatera, serta Kanwil Kemenag Aceh.