Kejagung: Kerugian Negara akibat Kasus Ekspor Limbah Sawit Capai Rp14 Triliun

Felldy Aslya Utama
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman. (Foto: YouTube Kejagung RI)

JAKARTA, iNews.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan kerugian negara terkait kasus dugaan korupsi rekayasa ekspor kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) diduga mencapai Rp14 triliun. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara.

Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung, Syarief Sulaeman menuturkan, kerugian negara yang pasti masih dalam penghitungan oleh tim auditor.

"Berdasarkan penghitungan sementara oleh tim penyidik kerugian keuangan negara dan/atau kehilangan penerimaan negara diperkirakan mencapai Rp10,6 triliun hingga Rp14,3 triliun," ucap Syarief dalam konferensi persnya, Selasa (10/2/2026).

"Sebagian kerugian tersebut terkonsentrasi pada kegiatan ekspor yang dilakukan oleh beberapa grup perusahaan dalam periode tahun 2022 sampai dengan 2024," tuturnya.

Menurutnya, kerugian negara itu timbul dari tidak terbayarkannya bea keluar dan pungutan sawit dalam jumlah yang signifikan.

Kejagung juga mengungkap modus yang ditemukan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait penyimpangan dalam kegiatan ekspor kelapa sawit atau CPO. Dalam kasus ini, Kejagung telah menetapkan 11 orang sebagai tersangka.

"Penyidik menemukan adanya penyimpangan berupa rekayasa klasifikasi komoditas ekspor CPO," ucap Syarief.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Kejagung Ungkap Modus Manipulasi Ekspor Sawit: Sulap Kode Jadi Limbah Demi Hindari Pajak

Nasional
20 jam lalu

Eks Direktur Teknis Kepabeanan Bea Cukai Jadi Tersangka Kasus Ekspor Limbah Sawit

Nasional
21 jam lalu

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi Ekspor Limbah Sawit

Photo
7 hari lalu

Ketahanan Ekonomi Nasional, Industri Kelapa Sawit Perlu Penataan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal