Kecam Macron, SBY : Mestinya Anda Berani Katakan Pertontonkan Karikatur Nabi Itu Salah

Kiswondari
Presiden ke-6 Indonesia yang juga Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). (Foto: Sindo Media).

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat ini merasa terpanggil untuk ikut mencari solusi bijak atas polemik yang terjadi sejak munculnya karikatur Nabi Muhammad SAW di Denmark 2005.

"Penerbitan karikatur yang serupa oleh Charlie Hebdo di Paris 2015, penerbitan ulang karikatur yang dimuat Charlie Hebdo di 2020 dan yang paling akhir dipertontonkannya karikatur Nabi Muhammad SAW kepada publik dibarengi berbagai reaksi kalangan umat Islam," ujar SBY.

Dia menilai, aksi teror dan kekerasan di Prancis terkait karikatur Nabi Muhammad SAW tidak bisa dibenarkan. "Saya yakin para pemimpin lain di seluruh dunia berada dalam satu perahu dalam soal ini yang saya pikirkan bagaimana aksi-aksi kekerasan dan teror itu tak terus terjadi di Prancis maupun wilayah mana pun di dunia," ucapnya.

Menurutnya, dinamika saat ini sedang tinggi, semua pihak diimbau menahan diri serta tidak memprovokasi dan mengagitasi agar situasi tidak semakin buruk.

"Yang diperlukan kepedulian, tekad dan aksi nyata para pemimpin untuk mencari solusi agar pertikaian ini tak terus berlangsung," tuturnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Megawati Hadir di Upacara Hari Lahir Pancasila, Jokowi dan SBY Tak Tampak

57 tahun lalu

Partai Demokrat Kurbankan 63 Ekor Sapi, Ada Milik SBY hingga AHY

57 tahun lalu

Menyusuri Perjalanan Hidup Rasulullah di Museum Biografi Nabi Muhammad di Makkah

57 tahun lalu

Prabowo Tiba di Paris, Dijadwalkan Bertemu Macron untuk Lanjutkan Agenda Diplomasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal