Prinsipnya saya lihat progress atas bawah, maksudnya pemerintah memberi keringanan, menggelontorkan anggaran, memberi stimulus. Dari warga, ada banyak sekali inisiatif untuk meminimalisasi persebaran Covid-19, untuk bersama-sama saling menjaga desa masing-masing, serta ada keinginan tinggi untuk jaga kesehatan.
Keberpihakan Pak Jokowi dan jajaran pemerintah, sudah tepat di tengah krisis ini. Ada insentif untuk listrik gratis bagi 24 juta pelanggan, serta diskon 50 persen untuk 7 juta pelanggan itu sudah meng-cover banyak sekali warga.
Tapi memang belum terlihat detail tentang dukungan penangguhan cicilan bagi nelayan dan petani, dan jaminan ketahanan pangan. Penangguhan cicilan ada seruan Presiden, tapi implementasinya masih harus dikawal dengan peraturan jelas.
Di sisi dukungan bagi tim medis juga luar biasa, dengan gerak cepat pemerintah. Bahkan, pembangunan satu Rumah Sakit untuk penanganan pasien Corona dibangun cepat selama 8 hari, ini langkah bagus bahwa kita bersama-sama yakin mampu melewati krisis.
Mekanisme Pengawalan
Pengawalan dalam situasi krisis ini bersifat extraordinary. Komisi IX DPR akan berkoordinasi dengan instansi dan pihak-pihak terkait untuk menentukan langkah terbaik dalam pengawalan anggaran. Yang jelas, berada pada situasi yang membutuhkan kecepatan gerak, sekaligus pengawasan detail dan cermat agar anggaran pemerintah untuk penanganan Covid-19 ini tepat sasaran.
Jadi, kita perlu dukung bersama, dengan cara saling menjaga, saling bekerja sama, serta memantau apa yang terjadi di lingkungan terkecil kita. Jika semua saling dukung di lingkungan terkecilnya, akan membangkitkan semangat untuk melewati masa krisis ini dengan keteguhan dan ketabahan.
Pemerintah sudah mengambil langkah-langkah strategis, kita harus mendukung, bekerja sama, memantau agar program-program tepat sasaran.