Kasus Suap Terminasi Kontrak Kementerian ESDM, KPK Periksa Melchias Mekeng Hari Ini

Ilma De Sabrini
Politikus Partai Golkar Melchias Marcus Mekeng. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap politikus Partai Golkar Melchias Marcus Mekeng, Selasa (8/10/2019). Mekeng diperiksa terkait kasus suap terminasi Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) PT Asmin Koalindo Tuhup (PT AKT) di Kementerian ESDM.

"Hari ini yang bersangkutan dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka SMT (Samin Tan) terkait kasus suap terminasi PKP2B di Kementerian ESDM," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa (8/10/2019).

KPK berharap Mekeng kooperatif dengan memenuhi panggilan penyidik KPK dan memberikan keterangan yang sebenarnya terkait kasus ini. "Kami ingatkan agar saksi kooperatif memenuhi panggilan penyidik. Terutama karena beberapa kali jadwal pemeriksaan sebelumnya tidak datang," ujarnya.

KPK sebelumnya telah beberapa kali memanggil Mekeng, yaitu pada Rabu, 11 September 2019, Senin, 16 September 2019 dan Kamis, 19 September 2019, namun tidak hadir.

Pada panggilan pertama, Rabu, 11 September 2019, Mekeng mengirimkan surat ke KPK karena sedang berada di luar negeri. Panggilan kedua, Senin, 16 September 2019, Mekeng kembali tidak memenuhi panggilan dengan alasan masih perjalanan dinas.

Kemudian, pada panggilan ketiga, Kamis, 19 September 2019, Melchias Marcus Mekeng beralasan berada di luar negeri karena ada kegiatan dinas dan ada kebutuhan check up kesehatan.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ESDM Akui Harga Pertamax Naik Bikin Banyak Konsumen Beralih ke Pertalite, Jamin Stok Aman

57 tahun lalu

Kebijakan Biodiesel B50 Berlaku 1 Juli, Harga Solar Dipastikan Tetap

57 tahun lalu

KPK Limpahkan Berkas Perkara Tersangka Terakhir Kasus Bea Cukai ke JPU

57 tahun lalu

KPK Geledah Kantor BPK Sumsel, Sita Dokumen Perubahan Opini WTP Muara Enim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal