Sebelumnya, pada 24 April lalu, Lukman juga telah dipanggil KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Romy. Namun, ketika itu sang menteri tidak memenuhi panggilan penyidik lembaga antirasuah dengan alasan sedang berdinas di luar kota.
Pada 18 Maret lalu, tim KPK menggeledah ruang kerja Lukman di Kantor Kemenag, kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Dari penggeledahan itu tim penyidik mengamankan dokumen serta uang dalam pecahan rupiah dan dolar Amerika yang diduga terkait dengan perkara dugaan suap pengisian jabatan di Kemenag.
Febri menuturkan, penyidik mengamankan uang sejumlah Rp180 juta dan 30.000 dolar AS. Uang tersebut ditemukan di dalam laci meja kerja Lukman. Dari laci meja itu juga didapati sejumlah uang honorarium yang tidak disita KPK.