Kasus Penganiayaan Pacar di Bandung Viral, Psikolog Ungkap Faktor Korban Bertahan 3 Tahun

Niko Prayoga
Ilustrasi penganiayaan seperti yang terjadi di Bandung. (Foto: Ilustrasi AI)

"Ketika seseorang sangat bergantung kepada pasangannya lalu bertemu dengan pasangan yang dominan, agresif, dan controlling, maka risikonya lebih besar untuk masuk ke dalam hubungan yang tidak sehat seperti ini," ungkapnya.

Meski demikian, Stephani menegaskan bahwa penjelasannya merupakan analisis berdasarkan konsep psikologi dan berbagai hasil penelitian mengenai abusive relationship, bukan kesimpulan terhadap fakta hukum dalam kasus Taufik Hidayat dan YTR.

Ia menekankan bahwa rekonstruksi lengkap mengenai apa yang sebenarnya terjadi hanya dapat diperoleh melalui proses penyidikan kepolisian, termasuk pemeriksaan terhadap korban maupun pelaku.

"Saya hanya menyampaikan analisis berdasarkan konsep psikologi dan riset yang ada. Untuk dinamika sebenarnya dalam kasus ini tentu harus diperoleh dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat," pungkasnya.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Jabar Buka Call Center! Cari Korban Lain Penganiayaan Taufik Hidayat

57 tahun lalu

Menkes Jamin Perempuan Korban Penganiayaan di Bandung Akan Jalani Rekonstruksi Wajah

57 tahun lalu

Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang

57 tahun lalu

Polda Jawa Barat Beberkan Kronologi Lengkap Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal