Kasus Penganiayaan Pacar di Bandung Viral, Psikolog Ungkap Faktor Korban Bertahan 3 Tahun

Niko Prayoga
Ilustrasi penganiayaan seperti yang terjadi di Bandung. (Foto: Ilustrasi AI)

Pada awal hubungan, pasangan biasanya merasakan fase romantis atau honeymoon phase, ketika semuanya terasa menyenangkan. Setelah itu mulai muncul perilaku kasar yang awalnya mungkin hanya berupa bentakan, tamparan, atau bentuk kekerasan ringan. 

Ketika korban mulai terluka, pelaku kemudian meminta maaf, menunjukkan penyesalan, hingga kembali bersikap sangat perhatian. Situasi tersebut membuat korban percaya bahwa pasangannya telah berubah sehingga memilih bertahan. 

Tapi, setelah hubungan kembali membaik, kekerasan justru muncul lagi dengan intensitas yang semakin meningkat. Ini yang perlu diperhatikan. 

"Biasanya memang ada fase rekonsiliasi, pelaku meminta maaf, kemudian hubungan kembali mesra. Setelah itu kekerasan terjadi lagi. Siklus seperti ini terus berulang, sehingga hubungan bisa bertahan sampai bertahun-tahun," ujarnya.

Menurut Stephani, eskalasi kekerasan dalam hubungan abusif umumnya berlangsung secara bertahap. Korban mungkin awalnya hanya mengalami kekerasan ringan, tetapi lama-kelamaan bentuk kekerasan menjadi semakin berat.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Jabar Buka Call Center! Cari Korban Lain Penganiayaan Taufik Hidayat

57 tahun lalu

Menkes Jamin Perempuan Korban Penganiayaan di Bandung Akan Jalani Rekonstruksi Wajah

57 tahun lalu

Kasus Penganiayaan, Dewi Soekarno Jalani Sidang di Pengadilan Jepang

57 tahun lalu

Polda Jawa Barat Beberkan Kronologi Lengkap Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal