Kasus Covid-19 Melonjak, IDI: Situasi Bisa Berubah Mengerikan, Lockdown Sebelum Telat

Binti Mufarida
Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Kasus Covid-19 terus meningkat, bahkan dalam dua hari terakhir penambahan kasus positif lebih dari 12.000 orang dalam sehari. Ditambah lagi sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 banyak dikabarkan tidak bisa menampung pasien.

Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban menyarankan agar pemerintah segera menerapkan lockdown.

“Saya kembali ulangi saran saya, lockdown. Semua liburan dan perjalanan tidak penting harus dihentikan sejenak. Lakukan lockdown sebelum telat. Situasi bisa berubah jadi mengerikan,” ujar Zubairi dikutip dari akun Twitter @ProfesorZubairi, Jumat (18/6/2021).

Dia juga menyarankan agar kebijakan untuk menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah ditunda. Saran ini dinilai demi mencegah penularan lebih luas kasus Covid-19.

"Apalagi mempertimbangkan sekolah tatap muka dibuka kembali. Jangan dulu," ucapnya. 

Sebelumnya, Zubairi telah mengingatkan akan potensi kenaikan kasus Covid-19, salah satunya yang diakibatkan oleh mutasi Covid-19 varian delta yang telah menyebar di sejumlah wilayah di Indonesia.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal