Kasus Covid-19 Harian Tembus 8.000, Ini Kata Epidemiolog

Puteranegara Batubara
Kasus baru Covid-19 masih bertambah. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kasus harian Covid-19 bertambah 8.369 pasien positif, Kamis (3/12/2020). Angka tersebut paling tinggi.

Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menilai rekor kasus harian itu karena belum ada keseriusan dari pemerintah.

"Konsekuensi yang dapat diperkirakan logis karena kita tidak menganggap serius manajemen pandemi," kata Dicky, Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Karena tidak ada keseriusan manajemen pandemi, Dicky menyebut, nantinya masyarakat akan terus melihat fenomena kasus pasien rawat inap dan kematian akan meningkat pada waktunya. Menurut Dicky, persoalan virus corona dewasa ini sangat serius, karena penularan yang tidak terkontrol pada akhirnya akan membahayakan layanan kesehatan. 

"Dan untuk menanganinya, kita hampir pasti akan perlu mengambil tindakan yang lebih kuat untuk mencegah hasil terburuk seperti opsi lockdown. Semakin lama kita mengabaikan, semakin sulit untuk dikendalikan," ujar Dicky. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Aktivis GSF Australia: Tentara Israel Perlakukan Kami Lebih Buruk daripada Hewan

57 tahun lalu

Eks Bos Vale WNA Australia Ditunjuk Jadi Bos BUMN Danantara Sumber Daya Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal