Kasus Bayi Tertukar di Bogor, Partai Perindo: Jika RS Terbukti Lalai Harus Dihukum

Dimas Choirul
Ilustrasi bayi (Foto: India Today)

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial Yerry Tawalujan menanggapi viralnya kasus bayi yang tertukar di RS Bogor. Menurutnya, ada unsur kelalaian pihak rumah sakit yang menjadi penyebab tertukarnya bayi.

"Analisa sederhana dari kasus ini jelas ada kelalaian dari pihak rumah sakit, lebih tepatnya dari perawat RS yang menangani bayi-bayi yang baru lahir, yang menyebabkan tertukarnya bayi," ujar Yerry Tawalujan yang akan maju sebagai Caleg DPR RI dari Dapil Sulawesi Utara itu kepada wartawan, Rabu (16/8/2023).

Apalagi, lanjutnya, orang tua bayi yang tertukar, Siti Maulia, telah melakukan tes DNA dan hasilnya bayi tersebut bukan anaknya. Dari informasi yang didapat, Siti Maulia sebenarnya sudah menduga bayi yang diserahkan oleh perawat RS bukan anaknya. 

Sebab, sesaat setelah melahirkan Siti sempat melihat dan menggendong anaknya.Tetapi bayi yang diserahkan oleh perawat kepadanya untuk dibawa pulang terasa berbeda.

Siti juga mengaku sempat menanyakan kepada pihak rumah sakit tapi seorang perawat menyatakan bahwa gelangnya saja yang tertukar. Setahun sudah siti berupaya memastikan kebenaran anak kandungnya yang diyakini telah tertukar.

Sehingga Yerry menduga, kedua pasang orang tua dari dua bayi yang tertukar itu adalah korban dari kelalaian pihak rumah sakit. Ia meminta pihak rumah sakit untuk tidak melepas tanggung jawab dan menggampangkan kasus ini. 

"Pihak RS harus menerima konsekuensi hukum jika terbukti lalai dan menjadi penyebab tertukarnya bayi. Kalau tidak kasus ini dibiarkan begitu saja, akan menjadi preseden buruk di kemudian hari," pungkas Yerry.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Partai Perindo Minta Prabowo Perkuat Demokrasi lewat Revisi UU Pemilu

57 tahun lalu

Partai Perindo Minta DPR Segera Bahas RUU Pemilu Libatkan Parpol Nonparlemen

57 tahun lalu

Perindo Dorong Pemilu yang Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Harus Dikocok Ulang

57 tahun lalu

Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal