Sementara itu, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan terkait perbedaan 1 Ramadan atau awal puasa.
“Indonesia tetap rukun dan telah berpengalaman dalam perbedaan penentuan 1 Ramadan pada tahun sebelumnya. Kita berpengalaman menyatu di tengah perbedaan,” kata Menag, Selasa (17/2/2026).
“Saya berharap tidak ada perdebatan di masyarakat. Marilah kita hidup rukun di tengah perbedaan,” ujarnya.