Endorse yang dilakukan Jokowi berseberangan dengan PDIP. Sebab, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu mengusung kadernya, Ganjar Pranowo berpasangan dengan mantan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Pilpres 2024.
Langkah tersebut mendasari PDIP memecat Jokowi dari keanggotaan partai. PDIP mengumumkan pemecatan Jokowi bersama putranya, Gibran Rakabuming Raka dan sang menantu Bobby Nasution pada Senin (16/12/2024).
Pemecatan itu berdasarkan surat keputusan (SK) DPP PDIP yang ditetapkan di Jakarta pada 4 Desember 2024 dan ditandatangani Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto.
"Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan, dan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan ditinjau kembali dan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya," ujar Ketua Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun dalam keterangan melalui video, Senin (16/12/2024).
Adapun SK pemecatan Jokowi tertuang dalam Surat Keputusan Nomor: 1649/KPTS/DPP/XII/2024 tentang Pemecatan Joko Widodo dari Keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Sementara SK pemecatan Gibran bernomor 1650/KPTS/DPP/XII/2024 tentang Pemecatan Gibran Rakabuming Raka dari Keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dan Bobby Nasution bernomor 1651/KPTS/DPP/XII/2024 tentang Pemecatan Muhammad Bobby Afif Nasution dari Keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.