"Sering terjadi pengalaman traumatik yang tertunda, saat itu kelihatan biasa tetapi beberapa saat kemudian itu baru muncul. Ya kami akan pantau, trauma psikis ini karena bagaimanapun juga kami hanya berfokus pada anak," ucapnya.
"Anak-anak membutuhkan perlindungan khusus dalam hal ini kami ingin melihat bagaimana kondisi anak-anak yang ikut bersama dalam rombongan. Kami memantau saat ini dan mungkin beberapa kali juga akan kami lihat kembali," ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Habib Hanif menghaturkan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh LPAI. Dia pun berharap agar kejadian yang menimpa keluarganya tidak kembali terulang,
"Terima kasih banyak atas perhatiannya dan kepeduliannya. Mudah-mudahan insya Allah anak-anak di indonesia bisa lebih diperhatikan lagi keselamatannya. Jangan sampai ke depannya kejadian ini terulang lagi karena bisa membahayakan daripada anak-anak kita," tuturnya.