Kabar Duka, 7 Jemaah Asal Indonesia Meninggal saat Puncak Haji di Arafah

Sucipto
Tujuh orang jemaah haji Indonesia meninggal dunia saat puncak ibadah haji di Arafah. (Foto: Antara)

"Di Arafah, kejadian seperti ini terjadi karena banyak orang yang tidak melakukan apa-apa. KKHI menjadi padat dan tujuh orang meninggal dunia. Kami khawatir jika di Mina persiapan tidak memadai, kejadian serupa akan terulang. Banyak jemaah yang membutuhkan perawatan," katanya.

Gus Yaqut menyebut bahwa saat ini sedang disusun skenario untuk memastikan jemaah, yang mayoritas adalah lansia, dapat menjalankan ibadah dengan baik.

"Saya telah meminta kepada Pak Dirjen untuk menyusun skenario yang tepat, memperhatikan kondisi fisik jemaah. Jika ada yang tidak mampu, maka tidak boleh dipaksakan. Jadi, yang benar-benar mampu akan melempar jumrah, sedangkan yang lain akan dibadalkan. Skenario alternatif akan diterapkan," ucapnya.

Hal yang sama berlaku untuk jemaah yang diperbolehkan melakukan tawaf wada. Gus Yaqut menjelaskan bahwa hanya jemaah yang mampu melempar jumrah sendiri yang dapat melaksanakan tawaf wada, sementara yang lainnya akan dibadalkan.

"Intinya, kami tidak ingin memaksakan kondisi fisik jemaah. Agama mengajarkan kemudahan. Jika perlu dibadalkan, maka akan dibadalkan. Kami memiliki petugas yang cukup untuk membadalkan jemaah haji. Satu orang yang melempar jumrah dapat mewakili beberapa orang," kata Gus Yaqut

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

391 Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Jakarta Tiba di Tanah Air

57 tahun lalu

Jemaah Haji Tak Perlu Antre Imigrasi saat Tiba di RI, Bisa Langsung Pulang!

57 tahun lalu

Lepas Kepulangan Perdana Jemaah Haji, Menhaj: Maaf bila Masih Ada Kendala dan Kekurangan

57 tahun lalu

Timwas Usul Bentuk Lembaga Khusus Badal Haji, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal