Jubir Buka Suara usai JK Dilaporkan ke Polisi terkait Pernyataan Mati Syahid

Binti Mufarida
Jubir Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla buka suara usai dilaporkan terkait pernyataan mati syahid. (Foto: iNews.id/Aldhi)

Karena itu, kata Husain, konflik Poso dan Ambon disebut konflik bernuansa SARA, yang sulit dihentikan. Bahkan, memakan korban jiwa ribuan orang di mana sebanyak 2.000 orang tewas di Poso, sedangkan di Ambon mencapai 5.000 orang tewas. 

Dalam ceramahnya, kata Husain, JK menegaskan bahwa pemahaman tersebut harus diluruskan. Ia menyampaikan bahwa tindakan saling membunuh tidak dibenarkan dalam agama mana pun.

"Untuk mengatasinya, kata Pak JK di depan jamaah Mesjid UGM, pemahaman kelompok yang bertikai ini harus diluruskan. Karena keduanya telah melakukan kekeliruan," katanya.

"Maka Pak JK mengatakan anda semua akan masuk neraka jika saling membunuh bukan masuk surga. Karena tidak ada agama yang mengajarkan untuk bertindak demikian," tambah Husain.

Husain menegaskan, apa yang disampaikan JK bukanlah pendapat pribadi, melainkan gambaran kondisi nyata yang berkembang saat konflik, sekaligus pendekatan yang digunakan untuk meredam pertikaian.

"Jadi apa yang disampaikan Pak JK bukan pendapat pribadi tetapi realitas sosial saat itu yang berkembang di antara mereka yang saling berkonflik," kata Husain.

"Inilah yang disampaikan Pak JK sebagai lesson learned. Mengisahkan pendekatan yang ia lakukan ketika hendak mendamaikan pihak yang bertikai di Poso maupun di Ambon, dengan terlebih dahulu mengubah paradigma yang memotivasi mereka saat berkonflik," pungkasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Cecar Saiful Mujani 37 Pertanyaan buntut Seruan Gulingkan Prabowo

57 tahun lalu

Saiful Mujani Penuhi Panggilan Polda Metro, Diperiksa terkait Dugaan Penghasutan

57 tahun lalu

3 WNA Ditemukan Terkapar di Apartemen Cengkareng Jakbar, 2 Tewas

57 tahun lalu

Ilma Sani usai Diperiksa soal Polemik dengan Hercules: Semoga Kebenaran Bisa Terungkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal