JAKARTA, iNews.id - Juru bicara Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla (JK), Abdullah Husein menyatakan, JK tidak emosional saat menyampaikan klarifikasi terkait dugaan penistaan agama dalam konferensi pers pada Sabtu (18/4/2026), JK juga menyampaikan terkait dirinya yang ikut mengangkat karier Joko Widodo (Jokowi) hingga menjadi presiden.
Hal ini disampaikan Husein sekaligus menanggapi Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali yang dalam salah satu pemberitaan menyebut JK terlalu emosional dalam konferensi pers tersebut.
"Pak JK tidak emosional tapi dia memang menyampaikan pernyataan dalam nada tinggi, bukan karena terlalu emosi," ujar Husein, dikutip dari Okezone, Minggu (19/4/2026).
"Kenapa dalam nada tinggi, karena JK mau meyakinkan loyalis Jokowi yang sering menarasikan JK tidak tahu balas budi padahal sudah diangkat jadi Wapres oleh Jokowi. Tidak punya rasa terima kasih kepada Jokowi," tuturnya.
Husein menjelaskan, JK sudah menahan diri untuk menyampaikan hal tersebut. Namun, JK akhirnya membeberkan perannya mengantar Jokowi bertemu Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Sukarnoputri agar dicalonkan sebagai Gubernur DKI Jakarta.