Jokowi Serukan Penolakan Nasionalisme Vaksin Covid-19 di KTT D-8

Dita Angga
Presiden Joko Widodo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-10 D-8 secara virtual. (Foto Biro Pers Setpres).

Menurutnya vaksin covid-19 adalah barang publik global. Sehingga dunia perlu bersatu untuk memproduksi dan mendistribusikan vaksin untuk semua.

Maka dari itu dia mengatakan bahwa dunia harus dapat menggandakan kapasitas produksi. Dia menegaskan bahwa tidak boleh ada pembatasan terhadap produksi dan distribusi vaksin.

"Di sinilah D-8 bisa berperan dalam menawarkan kapasitas produksi yang dimilikinya untuk meningkatkan produksi, mendorong akses yang sama terhadap vaksin, dan mendorong transfer teknologi," ungkapnya.

"Beberapa dari kita, termasuk Indonesia, tengah mengembangkan produksi vaksin sendiri. D-8 harus membuka kerja sama pengembangan dan produksi vaksin ke depan," lanjutnya.

Selain itu, Jokowi juga menyampaikan bahwa negara-negara D-8 harus berkontribusi pada pemulihan ekonomi global. Dengan potensi perdagangan antarnegara anggota yang melebihi USD1,5 triliun, dia yakin D-8 dapat berkontribusi besar dalam pemulihan ekonomi global.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
1 bulan lalu

3.846 Hewan di Jakbar Telah Divaksinasi Rabies, Anjing hingga Kera

2 bulan lalu

Dokter Ungkap Alasan Vaksin Tetap Penting bagi Orang Dewasa Meski Sudah Divaksinasi sejak Kecil

2 bulan lalu

1.767 Hewan Divaksin Rabies di Jaksel: Kucing, Anjing hingga Kera

3 bulan lalu

Ratusan Pelajar Ditempa di Garuda Youth Camp 2026, Fokus Pembekalan Wawasan Kebangsaan hingga Karakter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal