Dia mengatakan bahwa mobilisasi hanya bisa dilakukan oleh presiden atas persetujuan DPR. Sehingga dia mengingatkan bahwa anggota komponen cadangan dilarang melakukan kegiatan mandiri.
“Dimobilisasi oleh presiden dengan persetujuan DPR , yang komando dan kendalinya berada di Panglima TNI. Artinya tidak ada anggota komponen cadangan yang melakukan kegiatan mandiri,” tuturnya.
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melaporkan bahwa komponen cadangan yang ditetapkan berjumlah 3.103 orang.
“Terdiri dari Rindam Jaya 500 orang, Rindam III Siliwangi 500 orang, Rindam IV Diponegoro 500 orang, Rindam V Brawijaya 500 orang, Rindam XII Tanjungpura 499, Universitas Pertahanan 604 orang,” ujarnya.
Dimana pembentukan komponen cadangan dimulai pada bulan Mei yakni pendaftaran tanggal 17-31 Mei 2021. Lalu seleksi tanggal 1 sampai 17 Juni 2021. Kemudian latihan dasar kemiliteran 21 Juni sampai 18 September 2021. Terakhir adalah hari ini tanggal 7 Oktober 2021 merupakan tahapan penetapan sebagai pasukan komponen cadangan.