JK: 11 dari 15 Konflik Besar di Indonesia Terjadi karena Ketidakadilan

Antara
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Muhammad Jusuf Kalla. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menyebut 11 dari 15 konflik besar yang terjadi di Indonesia disebabkan ketidakadilan. Setiap konflik tersebut menelan ribuan nyawa masyarakat.

“Dari pengalaman kita berbangsa selama 77 tahun, kita memahami bahwa setidak-tidaknya ada 15 konflik besar melanda negeri ini yang menyebabkan munculnya korban seribu orang di atasnya. Dari 15 konflik itu, 11 karena ketidakadilan, yakni ketidakadilan sosial, politik, dan ekonomi,” ujar Jusuf Kalla.

Dia mengemukakan hal tersebut saat menjadi narasumber dalam diskusi Twitter Spaces Forum Ekonomi Politik Didik J Rachbini bertajuk “Cak Nur, Pancasila dan Indonesia yang Adil”, dipantau dari Jakarta, Jumat (14/1/2022).

Sosok yang akrab disapa JK itu menyampaikan, salah satu contoh dari 11 konflik besar akibat ketidakadilan itu adalah konflik Aceh. Konflik tersebut menurut dia terjadi karena munculnya rasa ketidakadilan ekonomi di dalam diri masyarakat.

“Aceh sebagai salah satu wilayah dengan sumber daya alam yang berlimpah, namun kekayaan itu belum bisa memberikan kemakmuran ekonomi secara merata kepada masyarakatnya,” ucap JK.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

HIMA PUSAKA MNC University dan DKV Paramadina Perkuat Kolaborasi Lewat Studi Banding

57 tahun lalu

BPIP Ajukan Anggaran Khusus Rp343 Miliar, Ingin Bangun Pusdiklat Seluas 7 Hektare

57 tahun lalu

BPIP Ajukan Tambahan Anggaran 2027 Rp370 Miliar, Buat Sosialisasi Pancasila hingga Diklat

57 tahun lalu

Pertemuan Prabowo - Jusuf Kalla di Istana: Bahas Energi Hijau & Target Ekonomi 8%

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal