Jenderal Benny Moerdani Dicopot dari Panglima TNI Gara-Gara Kritik Bisnis Putra Putri Soeharto

Faieq Hidayat
Jenderal Benny Moerdani dilantik menjadi Panglima ABRI atau Panglima TNI oleh Presiden Soeharto. (Foto dok Benny Moerdani Profil Prajurit Negarawan).

"Ketika saya angkat masalah anak-anak itu, Pak Harto berhenti bermain, masuk kamar tidur dan meninggalkan saya di kamar biliar," kata Benny kepada mantan dokter tentara dalam operasi Mandala, Brigjen Purn Ben Mboi saat itu.

Pada tahun 1980an, bisnis anak-anak Soeharto makin menggurita ke semua sektor termasuk ikut campur urusan pengadaan alat utama sistem senjata ABRI. Namun beberapa kali Benny menolaknya.

Menurut rekan Benny, Jusuf Wanandi, Ali Moertopo juga resah dengan bisnis putra putri Soeharto. Menteri Penerangan Kabinet Pembangunan III itu meminta Jusuf agar berbicara kepada Benny tentang anak-anak Soeharto. "Minta dia bicara ke Pak Harto, tertibkan anak-anaknya," kata Ali yang ditirukan Jusuf. 

Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan yang saat itu pulang pendidikan dari Washington DC mendatangi kantor Benny untuk menanyakan rumor sudah jauh dari Soeharto. 

"Benar itu Luhut..!," kata Benny kepada Luhut yang saat itu berpangkat Kolonel. Cerita ini dituangkan Luhut dalam akun Facebooknya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
3 hari lalu

Prabowo: Bila Perlu Anggaran TNI-Polri Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan!

3 hari lalu

Hadiri Panen Raya TNI di Malang, Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini, Terima Kasih Petani

3 hari lalu

Kelakar Prabowo soal TNI Juara Menembak: Nanti Jenderal-Jenderal Bertanding, Saya Wasitnya

3 hari lalu

Prabowo: Sebentar Lagi Kita Punya Motor Listrik Nasional, Launching Beberapa Minggu Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal