Jelang Puncak Haji, Ini Skema Pergerakan Jemaah Indonesia di Arafah, Muzdalifah dan Mina

Sucipto
Tenda wukuf di Arafah (foto: MPI)

"Untuk pergerakan dari Mina ke Makkah, armada yang digunakan akan kembali menjadi 21 bus per maktab. Jemaah yang mengambil nafar awal akan diberangkatkan pada 12 Zulhijah sebelum terbenamnya matahari, sedang yang mengambil nafar tsani diberangkatkan dari Mina pada 13 Zulhijah," kata Subhan.

Selama di Mina, jemaah lansia diimbau untuk tetap berada di tenda. Proses lempar jumrah bisa diwakilkan kepada jemaah lainnya dan itu sah. Pasalnya untuk sampai ke jamarat, jemaah harus jalan kaki dan itu butuh energi luar biasa.

Jarak terdekat antara tenda ke jamarat sekitar 3 km, kalau pergi pulang berarti 6 km. Jarak terjauh mencapai 7 km sehingga kalau pergi pulang berarti 14 km.

"Ini tentu bagi jemaah lansia sangat berat. Karenanya bisa diwakilkan karena secara syar'i memang diizinkan untuk diwakilkan. Jemaah lansia tetap berada di tenda untuk berdoa dan berzikir, sementara lontar jumrahnya diwakilkan," kata Subhan.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fase Puncak Haji di Mina Tuntas, Menhaj Puji Jemaah Indonesia Tertib

57 tahun lalu

DPR Soroti Kepadatan di Mina, Usul Tenda Bertingkat untuk Jemaah Haji

57 tahun lalu

Mina Berangsur Sepi, 424 Kloter Jemaah Haji Selesaikan Mabit dan Antre Naik Bus ke Makkah

57 tahun lalu

Petugas Haji Bagikan Oralit di Jalur Jamarat, Lindungi Jemaah dari Dehidrasi Akut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal