Jelang Munas Desember 2019, Dinamika Golkar Memanas

Antara
Bambang Soesatyo dan Airlangga Hartarto. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Dinamika Politik Golkar semakin memanas menjelang pelaksanaan musyawarah nasional (munas) Desember 2019. Bahkan, dinilai berpotensi melahirkan munas tandingan.

Potensi itu bisa terjadi karena tidak dipenuhinya komitmen oleh Airlangga Hartarto terhadap Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebelum pemilihan ketua MPR untuk merangkul dan mengakomodasi para pendukung Bamsoet dalam susunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) di DPR.

Apalagi, Airlangga Hartarto menggusur sejumlah posisi dan memecat sejumlah tenaga ahli Fraksi Partai Golkar yang menjadi pendukung Bamsoet hingga pencoretan terhadap seluruh anggota kepanitiaan Munas Golkar terindikasi pro Bamsoet.

"Tindakan ini jelas-jelas melanggar gentleman agrement dan melanggar keputusan rapim tentang mendahulukan musyawarah mufakat sebelum voting," ujar Ketua Tim Sukses (Timses) Bamsoet untuk pemilihan Ketua Umum Golkar, Achmadi Noor Supit di Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Menurutnya, tindakan kubu Airlangga antidemokrasi sehingga tidak mungkin lagi ada kesepakatan atau musyawarah mufakat.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Golkar: MBG Program Baik dan Mulia, Tak Boleh Dijalankan Asal-asalan

57 tahun lalu

Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Golkar: Apresiasi Netizen atas Kerja Keras Bahlil

57 tahun lalu

Golkar: Pelayanan Haji 2026 Meningkat Signifikan, Petugas Lebih Disiplin

57 tahun lalu

Begal hingga Premanisme Resahkan Masyarakat, Golkar: Negara Tak Boleh Kalah dari Kriminal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal