Jaringan Internet di Papua dan Papua Barat Masih Diblokir, Begini Kata Kapolri

Okezone
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf)

"Dalam situasi seperti itu, maka langkah kita tentu melakukan klarifikasi. Namun kadang kala klarifikasi ini enggak efektif. Kadang-kadang dibaca, kadang-kadang enggak nyampe. Maka cara lain di antaranya adalah bukan mematikan, tapi melakukan slow down terhadap gambar dan video," tuturnya.

Tito mencontohkan, terdapat gambar mahasiswa Papua meninggal. Dalam konten yang disebar disebutkan meninggal akibat peristiwa di Surabaya, maupun Malang dan beredar di masyarakat. Namun, pada kenyataannya, apa yang disampaikan melalui konten gambar tersebut tidaklah demikian, melainkan hanya untuk melakukan provokasi.

"Internet digunakan oleh beberapa pihak tertentu untuk melakukan penyebaran berita-berita yang provokatif dan hoaks. Contohnya lihat gambar, ada anak, adik kita mahasiswa Papua yang dianggap gambarnya meninggal dibunuh dalam peristiwa di Surabaya, di Malang. Padahal enggak ada, nah itu yang memprovokasi masyarakat," katanya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa M5,4 Guncang Sarmi Papua Pagi Ini, Tak Berpotensi Tsunami

57 tahun lalu

Update Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Papua, 3 Orang Masih Dicari

57 tahun lalu

Mama Sinta Lapor Polisi, Tim Film Pesta Babi: Kami Minta Publik Tak Menghakimi Beliau

57 tahun lalu

Siklon Tropis Jangmi Terdeteksi, Waspada Hujan Lebat di Daerah Ini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal