Isu Pembakaran Bendera Tauhid Diprediksi Ganggu Elektabilitas Jokowi

Aditya Pratama
Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Ikrama Masloman (kanan). (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

“Apalagi kalau Banser meminta maaf. Kalau kemudian minta maaf, kemudian menegur, atau lebih keras lagi menyeret kasus ini ke ranah hukum misalnya, karena perhatian publik begitu besar, nah itu mungkin tidak mengasosiasi secara langsung (ke Jokowi),” ucapnya.

Sebelumnya, Polres Garut telah memeriksa tiga orang terkait kasus pembakaran bendera dengan kalimat tauhid dalam peringatan HSN 2018 di daerah itu. Video pembakaran bendera tersebut menjadi viral dan mendapat kecaman dari warganet di media sosial. Ketiga orang yang masih berstatus saksi tersebut terdiri atas seorang panitia acara dan dua orang diduga pelaku pembakaran bendera.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
2 bulan lalu

Eks Menag Yaqut Diperiksa KPK, Massa Banser Geruduk Gedung Merah Putih

Nasional
3 bulan lalu

Anggota Banser Kawal Sidang Praperadilan Gus Yaqut, Kuasa Hukum: Itu Solidaritas   

Buletin
3 bulan lalu

Eks Menag Yaqut Hadiri Sidang Praperadilan Penetapan Tersangka, Dikawal Banser

Nasional
3 bulan lalu

Eks Menag Yaqut Hadiri Sidang Praperadilan Perdana di PN Jakarta Selatan, Puluhan Banser Berjaga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal