Istana Ungkap Tarif Listrik Seharusnya Naik, tapi Ditahan demi Jaga Daya Beli Masyarakat

Riyan Rizki Roshali
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), M Qodari. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), M Qodari mengungkapkan tarif listrik seharusnya naik mengacu pada situasi saat ini. Namun, pemerintah memutuskan tidak menaikkan tarif listrik.

Menurut dia, keputusan itu diambil demi menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

"Apabila mengacu pada mekanisme penyesuaian tarif yang berlaku, perubahan berbagai indikator tersebut sebenarnya mengarah pada kenaikan tarif listrik. Namun, pemerintah memutuskan untuk tidak memberlakukan penyesuaian tarif karena menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat menjadi prioritas utama," kata Qodari dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).

Dia mengatakan pemerintah memilih mempertahankan tarif tersebut demi memberikan kepastian bagi dunia usaha di tengah dinamika ekonomi global yang masih berlangsung. Menurut Qodari, pemerintah selalu menempatkan kepentingan masyarakat sebagai pertimbangan utama dalam setiap pengambilan kebijakan. 

"Bagi pemerintah, prioritas utama adalah memberikan kepastian dan ketenangan bagi masyarakat. Salah satunya dengan tidak menaikkan tarif listrik pada triwulan III tahun 2026,” ujarnya. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bos PLN Ungkap Harga Listrik PLTS Bisa Lebih Mahal gegara Hal Ini

57 tahun lalu

Hore! Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik Juli-September 2026

57 tahun lalu

ESDM Pantau Ketat Pasokan Batu Bara ke PLTU, Cegah Pemadaman Listrik Terulang

57 tahun lalu

Bakom: Pelatihan Calon Manajer Kopdes Disempurnakan, Utamakan Keselamatan Peserta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal