Islah Bahrawi Nilai Demokrasi Bisa Runtuh lewat Politik Uang dan Kecurangan

Binti Mufarida
Timses Ganjar-Mahfud, Islah Bahrawi saat Dialog Spesial Rakyat Bersuara: Hak Angket dan Simsalabim Suara di iNews. (Foto MPI).

“Tapi kalau kemudian kita gelisah oleh bagaimana praktik demokrasi hari ini di Indonesia bagaimana kemudian Gibran ditetapkan menjadi cawapres, bagaimana intimidasi-intimidasi koersif yang dilakukan oleh aparatur negara karena saya rasakan sendiri,” katanya.

Lebih lanjut, Islah mengatakan bahwa kecurangan Pemilu tidak hanya terjadi di Indonesia. Dia pun menyinggung bahwa kecurangan pemilu juga pernah terjadi di Amerika Serikat tahun 2004 lalu saat George W. Bush bertarung melawan John Kerry.

“Kecurangan ini bukan hanya di sini bahkan di Amerika juga terjadi kecurangan pada pemilu tahun 2004 misalnya ada surat suara yang berenang di lautan Florida, saya di sana waktu itu,” katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Projo: Tokoh Politik Harus Contoh Jokowi yang Rajin Menyapa Rakyat

57 tahun lalu

Panitia Temukan 38 Peserta UTBK SNBT 2026 Curang, Langsung Di-blacklist!

57 tahun lalu

Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus, Soroti 17 Juta Suara Pemilu 2024 Terbuang

57 tahun lalu

Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Politik Uang dari Pemilu, Ini Respons Golkar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal