Islah Bahrawi Nilai Demokrasi Bisa Runtuh lewat Politik Uang dan Kecurangan

Binti Mufarida
Timses Ganjar-Mahfud, Islah Bahrawi saat Dialog Spesial Rakyat Bersuara: Hak Angket dan Simsalabim Suara di iNews. (Foto MPI).

JAKARTA, iNews.id - Timses Ganjar-Mahfud, Islah Bahrawi menilai proses demokrasi lewat Pemilihan Umum (Pemilu) bisa runtuh lewat money politic atau politik uang hingga kecurangan. Orang yang mengaku demokratis bisa memotong demokrasi. 

“Dia membuntungi demokrasi secara perlahan entah lewat manipulatif. Entah lewat money politic, entah lewat kecurangan, kecurangan, kecurangan,” ungkap Islah saat Dialog Spesial Rakyat Bersuara: Hak Angket dan Simsalabim Suara, bersama Aiman Witjaksono yang disiarkan secara langsung oleh iNews, Selasa (27/2/20224) malam.

Islah juga mengatakan orang-orang yang bisa merobohkan bangunan demokrasi adalah orang yang berada di dalam demokrasi. 

“Artinya apa? Orang yang akan merugikan bangunan demokrasi yang kita elu-elukan ini itu adalah orang-orang yang berada di dalam dunia demokrasi sendiri," ujarnya. 

Islah pun mengingatkan tentang praktik demokrasi di Indonesia. Dimulai dari Gibran Rakabuming Raka lolos menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres), kemudian intimidasi yang dilakukan oleh aparatur negara.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Projo: Tokoh Politik Harus Contoh Jokowi yang Rajin Menyapa Rakyat

57 tahun lalu

Panitia Temukan 38 Peserta UTBK SNBT 2026 Curang, Langsung Di-blacklist!

57 tahun lalu

Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus, Soroti 17 Juta Suara Pemilu 2024 Terbuang

57 tahun lalu

Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Politik Uang dari Pemilu, Ini Respons Golkar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal