IPK Bukan Segalanya, Vina Muliana Bongkar Cara HR Menilai Kandidat Kerja

Mei Sada Sirait
Konten kreator Vina Muliana mengatakan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) kini bukan lagi faktor utama dalam menentukan kelayakan seorang kandidat di dunia kerja. (Foto: Mei Sada)

Meski begitu, dia menekankan bahwa angka IPK tidak cukup untuk merepresentasikan kualitas kandidat secara keseluruhan. Oleh karena itu, proses wawancara menjadi momen penting bagi HR untuk menggali lebih dalam potensi yang dimiliki pelamar.

“Saya akan tanya, ‘Selama kuliah ngapain saja?’ Karena IPK itu datangnya dari mana, itu yang penting,” ucapnya.

Lebih lanjut, Vina menyoroti kemungkinan bahwa IPK tinggi bisa saja hanya mencerminkan fokus pada akademik tanpa diimbangi pengembangan keterampilan lain. Kondisi ini dinilai menjadi perhatian bagi perusahaan dalam mencari talenta yang lebih adaptif.

Karena itu, perusahaan saat ini cenderung mencari kandidat dengan keseimbangan antara prestasi akademik, pengalaman, serta kemampuan interpersonal. Pendekatan ini dianggap lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja yang dinamis dan menuntut berbagai kompetensi.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Cerita Kalis Mardiasih di Creatorverse, Ungkap Tantangan Jadi Kreator Konten Isu Perempuan

Music
4 hari lalu

Penampilan Adhitia Sofyan Hangatkan MusicZone ICC Unsoed

Nasional
4 hari lalu

ICC Unsoed 2026, OVO Ajak Mahasiswa Melek Finansial di Era Digital

Seleb
4 hari lalu

Kreator Konten Irfan Bahtiar Berbagi Rahasia Sukses Ngonten: Pahami Kebutuhan Audiens

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal