Intoleransi di Padang, Wali Kota Fadly Amran: Bukan Perselisihan Agama, Murni Kesalahpahaman

Rus Akbar
Wali Kota Padang Fadly Amran saat memimpin mediasi konflik rumah doa di Padang Sarai, Minggu (27/7/2025) malam. (Foto: MPI/Rus Akbar)

Seusai mediasi, Wali Kota Fadly Amran menegaskan kejadian ini tidak terkait konflik SARA, melainkan murni kesalahpahaman antarwarga.

“Pertama, kita harus memahami lukanya perasaan saudara-saudara kita yang mengalami tindakan perusakan bahkan juga sampai ada korban luka. Dan ini bukan perselisihan agama, tetapi murni insiden kesalahpahaman. Dan itu sama-sama kita dengar tadi dalam mediasi,” kata Fadly Amran.

Dia juga memastikan pihak yang melakukan pelanggaran hukum tetap akan diproses sesuai aturan.

“Untuk kesalahpahaman sudah clear. Bahwa insiden ini tidak terkait SARA, untuk tindakan yang masuk ranah pidana ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku,” katanya.

Pernyataan Fadly Amran diamini Kapolsek Koto Tangah Kompol Afrino serta Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang Prof Salmadanis, yang hadir langsung dalam mediasi. Mereka sepakat penyelesaian damai dan dialog adalah jalan terbaik menghindari konflik horisontal di masyarakat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Aksi Intoleransi Pembubaran Ibadah di Rumah Doa Padang, 9 Orang Ditangkap!

57 tahun lalu

Kasus Intoleransi Pembubaran Ibadah Rumah Doa di Padang, Ini Respons PKUB Kemenag

57 tahun lalu

Heboh Rumah Doa Umat Kristen di Padang Diserang, CFRIST: Darurat Intoleransi

57 tahun lalu

Viral Aksi Intoleransi di Padang, Rumah Doa Umat Kristen Diserang hingga 2 Anak Terluka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal