Kemudian strategi berikutnya, Ganjar selalu berkomitmen dalam hal ini pemerintah untuk menjadi jembatan antara petani tembakau dengan pabrik rokok.
Ganjar sukses menciptakan pengaruh hubungan industrial yang baik sejak saat menjabat Gubernur Jawa Tengah dua periode. Selama itu, Ganjar selalu menengahi petani tembakau dan pabrik rokok untuk kemudian mengeluarkan keputusan yang menguntungkan kedua pihak.
"Saya sampaikan relasi antara petani tembakau dengan pabrikan menjadi penting karena inilah salah satu kekuatan yang bisa bekerja sama saling menguntungkan. Secara industri kita bagus, orang saja ragu-ragu. 2013 saya menjadi gubernur, saya sampaikan ini dan secara internasional politik rokok dan tembakau itu makin hari makin tarik ulur," kata Ganjar.
Ganjar menambahkan, produksi tembakau di tingkat petani tembakau Indonesia sebenarnya sudah bagus dan mencukupi pasokan produksi pabrik rokok nasional.
Namun potensi itu terbentur regulasi dan politik kepentingan yang membuat petani tembakau dan pabrik rokok kesulitan untuk duduk bareng dan menyelesaikan persoalan yang ada.