Harga Plastik Naik Signifikan, Pedagang Curhat Sepi Pembeli 

Andri Bagus Syaeful
Salah satu pedagang plastik di Pasar Pondok Labu, Syalahudin. (Foto: Andri Bagus Syaeful)

JAKARTA, iNews.id - Kenaikan harga plastik di Tanah Air terjadi disebabkan harga bahan baku, nafta, senyawa hidrokarbon hasil turunan minyak bumi, naik hampir 45 persen dalam satu bulan terakhir. Kenaikan ini salah satunya imbas perang Amerika Serikat (AS)-Israel melawan Iran.

Kenaikan harga plastik membuat pedagang di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan gigit jari. Pasalnya, dagangannya tidak lagi laris manis karena sepi pembeli.

Salah satu pedagang, Syalahudin menuturkan, kenaikan harga plastik telah terjadi lebih dari satu bulan terakhir. Namun, dia tetap harus bertahan karena mendapatkan pemasukan hanya dari berjualan plastik.

"Kenaikan plastik seminggu sebelum puasa berkisar Rp2.000 sampai dengan Rp4.000 per kilogram (kg) untuk plastik mini seperti buat es. Sekarang packaging sudah mengalami kenaikan," ucap Syalahudin, Senin (6/4/2026).

Dia menjelaskan, harga kantong plastik hitam yang awalnya dibanderol Rp10.000 per pack kini dijual Rp15.000. Sementara itu, untuk plastik bening polos kenaikannya lebih dari 100 persen.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Megapolitan
20 jam lalu

Pramono soal Kenaikan Harga Plastik dan Kedelai: Nggak Perlu Panic Buying, Stoknya Lebih dari Cukup

Nasional
1 hari lalu

Pemerintah Cari Negara Lain Pemasok Bahan Baku Plastik, Produsen Hitung Ulang Biaya Produksi

Nasional
10 hari lalu

Harga Plastik Melonjak Bikin Pedagang Menjerit, Zulhas Ungkap Penyebabnya

Internasional
60 menit lalu

Membelot! 4 Tentara Israel Ditangkap karena Jadi Mata-Mata Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal