Industri Hotel di Jakarta Dibayangi PHK Massal, Okupansi Anjlok!

Tim iNews.id
ilustrasi hotel di Jakarta. Tingkat okupansi dilaporkan anjlok (Foto: Freepik)

"Ketidakseimbangan struktur pasar menunjukkan perlunya pembenahan strategi promosi dan kebijakan pariwisata yang lebih efektif untuk menjangkau pasar internasional," ujar Sutrisno dikutip dari Antara.

Di sisi lain, industri perhotelan juga menghadapi kenaikan biaya operasional. Diketahui, tarif air dari PDAM mengalami kenaikan hingga 71 persen.

Lalu, harga gas melonjak 20 persen. Kemudian, pemerintah juga memutuskan untuk menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) bagi tenaga kerja.

Dari survei PHRI, sebanyak 70 persen responden menyatakan, apabila kondisi ini terus berlanjut tanpa adanya kebijakan yang mendukung sektor pariwisata dan perhotelan, industri terpaksa melakukan pengurangan jumlah karyawan. Responden memprediksi pengurangan akan dilakukan sebanyak 10-30 persen.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pelaku Pembunuhan Wanita Muda di Hotel Jaksel Ternyata Masih Berstatus Anak

57 tahun lalu

Geger! Wanita Muda Ditemukan Tewas di Hotel Kebayoran Baru Jaksel

57 tahun lalu

Respons Mendag soal Penutupan Puluhan Gerai Alfamart-Indomaret di Lombok Tengah

57 tahun lalu

Bareskrim Tangkap Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkoba di B Fashion Jakbar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal