HT: Perlu Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Dorong Pertumbuhan

Annisa Ramadhani
Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo memberikan sambutan dalam acara The Power of Colloboration yang diselenggarakan KORAN SINDO dan Sindonews.com di Jakarta, Selasa (27/3/2018). (Foto: iNews.id/Annisa Ramadhani Siregar).

"Dan mayoritas masyarakat kita yang menengah ke bawah ini praktis kontribusinya tidak signifikan dalam pembangunan ekonomi pada saat ini. Jadi bergeraknya sedikit," kata dia.

Untuk itu, menurut HT, kondisi ini menjadi tantangan bagi Indonesia kedepan, yakni bagaimana bisa membangun masyarakat kelas menengah ke bawah agar naik kelas dan menjadi lebih produktif. "Paling tidak, mereka bisa membiayai diri mereka sendiri. Apalagi kalau mereka tumbuh, mereka bisa menciptakan lapangan kerja. Dan kalau mereka berhasil, mereka bisa menjadi pembayar pajak baru," katanya.

HT melanjutkan, untuk menjawab tantangan itu diperlukan kolaborasi yang baik antara pihak swasta, pemerintah, dan BUMN untuk menopang pertumbuhan perekonomian bangsa. "Karena pemerintah yang menciptakan regulasi. Indonesia hanya bisa maju lebih cepat lagi kalau misalnya diterapkan regulasi yang tepat sasaran," ujarnya.

HT mengimbau agar semua pihak bergandengan tangan, baik pemerintah sebagai pihak regulator maupun swasta sebagai investor. "Jadi saya rasa hal ini yang perlu kita kembangkan bagaimana ke depan pemerintah dan tentunya dengan seluruh unsur di dalamnya bisa bersatu padu memberikan kontribusi sesuai kapasitas masing-masing," tutur HT.

Acara "The Power of Collaboration" mengusung tiga misi utama yaitu pertama, peluncuran new look design KORAN SINDO 2018 yang dibarengi peluncuran seragam serta pengalaman baru menggunakan SINDO Power Card yang multimanfaat.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemerintah Kucurkan Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun di Semester II 2026, Ini Daftarnya

57 tahun lalu

Ekonomi RI Kuartal II 2026 Diproyeksi Menguat, Purbaya: Kita Sudah Lewati Masa Ujian Itu

57 tahun lalu

Prabowo Minta Aset Negara Dikelola Lebih Optimal, Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

57 tahun lalu

JK Siap Bangun Pembangkit Listrik 2.000 MW, Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal