Hidayat: Jokowi Pernah Tegaskan Eks Napi Korupsi Punya Hak Jadi Caleg

Felldy Aslya Utama
Capres petahana Joko Widodo dan pasangannya Ma'ruf Amin (kiri) saat debat perdana dengan capres Prabowo Subianto dan pasangannya Sandiaga Salahuddin Uno (kanan). (Foto: EPA-EFE, REUTERS)

Dia menjelaskan, berkas pencalegan yang ditandatangani oleh ketua umum hanya untuk caleg di tingkat pusat (untuk DPR RI). Jika itu yang dimaksud Jokowi, maka menyebut Partai Gerindra sebagai partai dengan caleg mantan napi korupsi terbanyak yang ditandatangani oleh ketua umum partai adalah salah besar.

“Yang jelas bukan Gerindra. Kedua, kalaupun itu di tingkat DPRD, memang. Tapi yang menandatangani pemberkasan caleg di tingkat DPRD itu bukan ketua umum, tapi ketua partai di tingkat daerah,” tutur politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Oleh karenanya, Hidayat menilai jika serangan yang dilancarkan Jokowi kepada Prabowo semalam telah salah sasaran. “Jadi, tohokan yang agak individual ini menurut saya agak melenceng, tidak kena sasarannya,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Instruksikan Pinjam Fasilitas Negara untuk Sekolah Rakyat

57 tahun lalu

Andi Gani: Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan Besok

57 tahun lalu

Prabowo Cerita 2 Angka Beruntung di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul

57 tahun lalu

Partai Perindo Minta Prabowo Perkuat Demokrasi lewat Revisi UU Pemilu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal