Saat itu, pihaknya membawa anak Ahmad Bahar yang didampingi Ketua RW dan Babinsa setempat. Ia pun ingin mengklarifikasi kasus tersebut kepada anaknya Ahmad Bahar.
“Saya membawa anak itu ke sini untuk klarifikasi baik-baik. Saya tanya kepadanya, 'Kenapa bapakmu mencari-cari saya dan menghina saya?' Saya juga bertanya bagaimana mereka bisa mendapatkan nomor ponsel istri saya, karena hanya orang-orang tertentu yang mengetahuinya,” imbuhnya.
Ia pun membantah telah mengintimidasi dengan cara memaksa anaknya buka jilbab dan menodongkan senjata api. Hercules memastikan, anak Ahmad Bahar diperlakukan dengan baik.
“Di sini ada lima anggota GRIB perempuan yang menemani. Saat ia mengaku pusing dan flu, kami carikan obat Panadol dan memberinya makan karena ia belum makan,” katanya lagi.