“Saya akan datang ke rumahnya untuk berdebat. Mengingat dia adalah seorang penulis, biarlah dia berdebat dengan 'preman' ini,” ujar dia.
Sebelumnya, Hercules menjelaskan, kasus ini berawal adanya dugaan teror yang diduga dilakukan oleh Ahmad Bahar kepada istrinya melalui percakapan WhatsApp.
“Saya perlu tegaskan bahwa yang memulai semua ini adalah saudara Ahmad Bahar. Ia meneror istri saya melalui pesan WhatsApp di ponsel istri saya,” ucap Hercules.
“Ada bukti percakapannya, bahkan ada videonya yang jelas menunjukkan wajahnya saat ia berada di Stasiun Pegaden. Ia mencari-cari saya, mengancam akan mendatangi rumah saya, dan mengirim pesan kepada istri saya dengan kata-kata kasar seperti: 'Mana suami kamu? Suami kamu itu (kata kasar),” ucap dia.
Saat itu, kata dia, istrinya kaget menerima pesan dari orang tak dikenal yang diketahui Ahmad Bahar. Menurutnya, hal yang dilakukan Ahmad Bahar itu dipicu dari pernyataan yang dilontarkan Ketua Majelis Syuro Amien Rais yang diduga menyoroti Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.