“Beliau berdakwahnya dengan cara yang santun, dengan cara yang baik, dengan cara yang toleran, menggunakan kalimat-kalimat yang santun, menggunakan kalimat-kalimat yang baik (qaulan ma'rufun), menggunakan kalimat-kalimat yang mulia (qaulan kariman), menggunakan kalimat yang lurus, dengan cara yang dimengerti oleh orang,” terangnya.
Kini, kata Wapres, Indonesia telah menjadi rujukan dunia dalam hal membangun kehidupan beragama yang toleran. Bahkan ada seorang produser film asal Perancis yang telah membuat film tentang Islam yang toleran di Indonesia.
Film tersebut tercipta setelah melalui serangkaian penelitian di berbagai daerah di Indonesia seperti kehidupan di sekitar Borobudur, Gunung Bromo, dan kehidupan Suku Badui di Banten.
“Bahkan ada satu pesantren, dibuat filmnya dan diputar di festival di London, orang-orang sana bilang apa? Ini dia calon pemimpin, the future leader in the world, inilah calon pemimpin dunia di masa yang akan datang, yaitu para santri yang ada di pesantren itu,” ungkap Wapres.
Terakhir, Wapres menegaskan bahwa segala pujian untuk Indonesia yang disebut sebagai salah satu negara paling toleran di dunia diperoleh dari hasil perjuangan para wali, termasuk Sunan Bonang.