Menurutnya, turunnya tingkat kepercayaan publik ini akibat luasnya peran TNI yang tak lagi fokus ke pertahanan negara. Dia menilai, luasnya peran ini bisa timbulkan gesekan dengan masyarakat sipil.
"Mungkin perlu dievaluasi ya berkaitan dengan indikasi TNI yang perannya makin luas ya, bukan hanya di luar masalah pertahanan ya. Kan sudah ada indikasi TNI masuk ke MBG, masuk ke Koperasi Merah Putih, dan seterusnya ya," ucap Burhanuddin.
"Semakin TNI ikut terlibat urusan non-pertahanan ya, kemungkinan berinteraksi dengan masyarakat semakin besar dan kemungkinan munculnya gesekan juga semakin meningkat ya. Meskipun lagi-lagi masih di atas 90 persen. Tapi kita pernah survei terhadap TNI di atas 95 persen ya," kata dia.
Lebih lanjut, Burhanuddin memaparkan presentase tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga Presiden sebesar 91 persen. Di bawahnya, ada Kejaksaan RI yang memperoleh 80 persen; MK 75 persen; Pengadilan 74 persen dan KPK sebesar 72 persen.
"KPK ada sedikit kenaikan ya dibanding trust terhadap KPK di survei sebelumnya," ujarnya.