Hasil Investigasi Ledakan Amunisi di Garut, TNI AD: Ada Pelibatan Sipil saat Pemusnahan

Felldy Aslya Utama
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana. (Foto: Felldy Aslya Utama)

Wahyu menegaskan, seharusnya tidak ada korban masyarakat sipil jika tidak ada pelibatan dalam kegiatan-kegiatan tersebut. Apalagi, kata dia, detonator yang dibawa dalam kondisi expired yang membutuhkan kehati-hatian dan dilakukan oleh profesional.

"Tetapi itu tidak terjadi, kenapa? Karena ada pelibatan masyarakat untuk membantu kegiatan tersebut yang masyarakat tidak tahu cara-cara itu. Sehingga saat terjadi ledakan karena penanganan tidak semestinya, korban jatuh di sekitar lubang. Dan itu menjadi bahan evaluasi yang cukup tegas bagi pimpinan Angkatan Darat," pungkasnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Warga Sipil jadi Korban Ledakan Amunisi di Garut, KSAD: Ini Keteledoran

57 tahun lalu

TNI AD Persilakan Anak Korban Tewas Ledakan Amunisi di Garut Gabung Jadi Prajurit

57 tahun lalu

TNI AD Usut Ledakan Amunisi Tewaskan 13 Orang di Garut, Periksa 46 Saksi

57 tahun lalu

Daftar Korban Kecelakaan Maut Truk di Bekasi: 1 Orang Tewas, 9 Luka-Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal