Hari Ini 25 Tahun Lalu : Kisah Presiden Soeharto Mundur, Demo Besar-besaran hingga Kerusuhan

Muhammad Atik Fajardin
Presiden Soeharto menyatakan mundur, pada 21 Mei 1998, pukul 09.00 WIB. (Foto ist).

JAKARTA, iNews.id - Peristiwa Mei 1998 selalu menjadi sejarah yang tidak pernah dilupakan. Banyak kejadian seperti demonstrasi besar-besaran mahasiswa dan masyarakat hingga turunnya Presiden Soeharto pada 21 Mei 1998.

Pada 10 Maret 1998, MPR mengesahkan Soeharto untuk kembali menjadi Presiden RI. Untuk diketahui, Presiden Soeharto memimpin Indonesia lebih dari 31 tahun, sejak 1967 hingga 1998.

Presiden Soeharto menyatakan mundur, pada 21 Mei 1998, pukul 09.00 WIB. (Foto ist).

Setelah Soeharto kembali menjadi Presiden RI ketujuh kalinya, gelombang aksi mahasiswa menolak Soeharto terus meningkat dan tersebar hampir ke seluruh daerah di Indonesia. 

Pada 12 Mei 1998, Mahasiswa Trisakti di Grogol, Jakarta, mengelar aksinya tak jauh dari kampus mereka. Sampai akhirnya, di tengah aksi mahasiswa Trisakti tersebut yang mulai keluar kampus, tersiar kabar duka.

Empat nyawa mahasiswa Trisakti saat itu menjadi korban, yakni Hery Hartanto, Hafidhin Alifidin Royan, Elang Mulia Lesmana, dan Hendriawan Sie. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo: Hati-Hati Lho, Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo

57 tahun lalu

Mendikdasmen Kenang Jasa Soeharto: Jadi Fondasi Penting Majukan Pendidikan

57 tahun lalu

Universitas Trilogi-Kemendikdasmen Gelar Lomba Gambar Sketsa Soeharto Terbanyak, Pecahkan Rekor MURI

57 tahun lalu

Terungkap! Uang Rp20 Juta yang Diterima Ketua BEM FH UBK untuk Geser Aksi Mahasiswa dari Istana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal