TIMOR TENGAH UTARA, iNews.id - Hari-hari terakhir Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha sebelum meninggal disebut penuh tekanan. Dokter muda yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Leona, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) itu diduga mengalami tekanan psikis hingga depresi setelah mendapat intimidasi oknum anggota DPRD TTU saat menangani pasien korban gigitan ular.
Dokter Icha meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Kota Kupang diduga karena nekat mengakhiri hidupnya, Jumat (26/6/2026). Kabar duka tersebut membuat keluarga, rekan sejawat, hingga tenaga medis terpukul.
Dugaan tekanan psikologis yang dialami Dokter Icha bermula dari peristiwa di ruang IGD RS Leona pada Sabtu (13/6/2026). Saat itu, dia menerima pasien berusia 19 tahun yang dirujuk dari RSUD Kefamenanu untuk mendapatkan penanganan lanjutan akibat gigitan ular.
Pasien tersebut diketahui merupakan keluarga salah satu anggota DPRD Kabupaten TTU. Saat menangani pasien, Dokter Icha melakukan pemeriksaan dan berkonsultasi dengan dokter spesialis sesuai standar operasional prosedur atau SOP.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pasien belum direkomendasikan menerima serum anti-bisa ular tertentu. Selain itu, RS Leona juga tidak memiliki stok anti venom yang diminta pihak keluarga.