"Salah satu pilar penting dari pemerintahan inklusif ini adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Saya meyakini, melalui Pemerintah saat ini, dibawah kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto dan Mas Wapres Gibran terus berupaya memperkuat pendidikan, kesehatan, dan kesetaraan gender, serta memberikan perhatian khusus pada kelompok rentan seperti perempuan, anak, dan penyandang disabilitas, sebagaimana Asta Cita," kata Angkie kepada wartawan, di Jakarta, Senin (2/12/2024).
Selain itu, lanjut Angkie, kami mendorong upaya pemerintah dalam mewujudkan komitmen untuk membangun dari desa sebagai langkah strategis untuk pemerataan ekonomi.
"Program ini juga bertujuan untuk memberdayakan komunitas lokal agar lebih mandiri secara ekonomi," jelas Angkie.
Lebih lanjut, dirinya menjelaskan, Pemerintahan inklusif ini juga menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial melalui peningkatan toleransi antarumat beragama dan pelestarian budaya.
"Dengan mengedepankan kehidupan yang harmonis antara manusia, alam, dan budaya, di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran bertujuan kami terus mengawal hingga tercipta masyarakat yang tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tetapi juga memiliki kohesi sosial yang kuat.