Harga Emas Diprediksi Terus Tembus Rekor Tertinggi, Ini Faktor Pendorongnya

Anggie Ariesta
Ilustrasi harga emas Antam diprediksi terus tembus rekor tertinggi. (Foto: iNews.id)

Dari sisi kebijakan moneter, Ibrahim memperkirakan The Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin pada pertemuan bulan Oktober mendatang, dengan peluang sebesar 98 persen. Ia juga memproyeksikan masih ada potensi dua kali lagi pemangkasan suku bunga hingga akhir tahun.

“Ekspektasi penurunan suku bunga ini turut mendukung harga emas, karena membuat dolar AS sedikit melemah,” ujarnya.

Sementara di dalam negeri, penguatan nilai tukar rupiah di akhir pekan lalu menjadi salah satu faktor yang menahan kenaikan harga emas lokal.

“Rupiah sempat menguat karena adanya efek shutdown pemerintahan federal AS, sehingga harga logam mulia di dalam negeri tetap tertahan,” kata Ibrahim.

Secara teknikal, Ibrahim menilai harga emas dunia berpeluang bertahan di sekitar  3.800–3.950 dolar AS per troy ounce, sebelum kembali mencoba menguat mendekati level psikologis 4.000 dolar AS.

“Kalau rupiah terus menguat, harga logam mulia di pasar domestik bisa bergerak menuju Rp2.500.000 per gram untuk emas 99,99 persen,” pungkasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

Harga Emas Antam 10 Februari 2026 Naik Lagi jadi Rp2.954.000 per Gram, Waktunya Jual?

Nasional
2 hari lalu

Harga Emas Antam 9 Februari Melonjak, Termurah Dijual Rp1.520.000

Nasional
3 hari lalu

KPK Ungkap Tren Emas Mulai Jadi Alat Suap: Barang Kecil, Nilainya Besar

Nasional
4 hari lalu

Harga Emas Antam Hari Ini Melesat Lagi, Termurah Dijual Rp1.510.000!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal